Hakim Ibn Hazm,ia adalah salah satu sahabat
Rasulullah SAW yang tercatat masih sahabat Nabi karena merupakan kemenakan dari
Siti Khadijah,istri Rasulullah SAW.
Hakim adalah sosok orang yang di kenal
dengan kerendaahan hatinya,bersedia membantu orang lain yang sedang di timpa
kesulitan.
Satu hal yang unik dari Hakim,ia tercatat satu-satunya orang yang
lahir di dalam ka’bah.
Ini terjadi karena sang ibunda bersalin di kala sedang
berdoa dalam ka’bah pada saat festival di Kota Me’kah.
Sebagaimana tradisi
wanita pada saat festival selalu di dalam Ka’bah.
Hakim dibesarkan dari keluarga berada,Namun
orang tuanya tidak pernah memanjakannya.Sifat kemurahan hatinya di timpa pada
saat ia diberi tugas untuk membantu jamaah hajiyang sedang membutuhkan
pertolongan.Tak jarang ia merogoh kantongnya sendiri untuk orang-orang jamaah
haji yang membutuhkannya pada saat itu.
Sebenarnya ia besar bersama Rasulullah,jauh
sebelum Muhammad menjadi Nabi.Meski demikian,ia baru memeluk islam pada saat
peristiwa Rasulullah mensyiarkan islam secara terang-terangan.Karena itu
penyesalan tampak pada saat ia mengucapkan kalimat syahadat,ia terus menangis
hingga sehari setelahnya.Ia menyesali kenapa baru pada saat itu ia memeluk
agama islam.Ia menyesalkan banyak waktu yang terbuang untuk melakukan kebaikan
dalam nanungan syariat islam yang mulia ini.
Untuk menebus rasa bersalah itulah ,ia
menjual bangunan bersejarah miliknya bernama Daran-Nadwah.Di tempat itu
biasanya para pemuka Quraisy berkumpul dan berdiskusi tentang banyak hal,bahkan
membuat rencana jahat kepada Nabi.Dijual bangunan tersebut dengan harga 100
ribu dirham lalu di infaqkannya seluruh hasil penjualan itu untuk dakwah di
jalan Allah.
Kedermawaanya tidak berhenti sampai di situ,Saat
melaksanakan ibadah haji,ia menyembelih sekitar 100 ekor unta dan membagikan
dagingnya kepada fakir miskin di seluruh Mekkah.Ketika di padang Arafah
bersamanya ada 100 budak,Hakim juga membebaskan mereka setelah di berikan bekal
masing-masing segenggam perak’
Seusai perang hunain,dia meminta sejumlah
rampasan perang kepada Rasul,Dia kemudian meminta lebih dan Rasul kembali
memberikannya.Hakim belum lama memeluk islam akan tetapi Rasul amat pemurah
bagi mereka yang baru memeluk islam agar mereka bersedia menerima islam
sepenuhnya.Hakim pun mendapat rampasan perang dengan jumlah yang cukup banyak.
Maka Rasul pun berkata kepada Hakim,’’Wahai
Hakim!Segala benda ini amatlah menarik.Siapa saja yang memiliknya dan merasa
puas dengannya akan di berkahi,Sebaliknya siapa yang tidak akan puas,Maka tidak
akan di berkahi.Dia akan seperti orang makan,Namun tidak akan pernah
kenyang,Tangan di atas lebih baik dari tangan yang di bawah’’.
Petuah Rasul ini sangat membekas di
hatinya.Dia merasa tersentuh dan lantas berkata kepada Rasul,’’Ya utusan
Allah,aku tidak akan meminta kepada siapa pun selain kamu untuk
apapun’’.Sejarah mencatat,Hakim benar-benar menepati ucapannya.Sahabat Rasul
ini tidak pernah meminta apapun juga kepada orang lain hingga dia meninggal
dunia.