Betapa Allah SWT telah menganugerahkan
kepada makhluk-makhluk-Nya potensi yang sesuai kapasitas masing-masing,Seperti
contoh ; Tumbuhan dengan beragam kegunaanya,hewan dengan beragam jenisnya dan
manusia dengan anggota tubuh yang paling sempurna,Sehingga semua itu dapat
menggunakan daan memaksimalkan potensinya.
Manusia adalah makhluk yang mulia dan
terbaik dengan dibekali berbagai macam potensi yang tidak dimiliki oleh makhluk
lain.
Hakikat yang telah ditetapkan adalah setiap
umat manusia memiliki pedoman yang menguntungkan dan satu jalan yang
menyelamatkan,yaitu pedoman yang telah di tuuliskan batas-batasnya adalah
kesia-siaan dan kerugian.Pedoman itu adalah amal shalih,iman saling menasehati
dan mentaati kebenaran dan menetapi kebenaran.Dengan demikian cara
memaksimalkan potensi diri seseorang harus melewati empat tahap ;
1.Pengenalan Potensi Diri.
Pengenalan potensi diri adalah sebuah
keterampilan hidup yang sangat mendasar.Hanya dengan mengenal potensi diri
dalam kerangka masa lalu,masa kini dan masa depan.Seseorang dapat berfikir
positif,memandang dirinya,orang lain,lingkungan dan bangsanya.
Contoh ; Setiap manusia harus tahu potensi
besar dirinya,tahu akar hidup dan budayanya serta menyadari multidimensi
hidupnya,Seseorang harus memiliki mindset yang baik terhadap hidupnya sebagai
sebuah mata rantai taak terputus dari peradaban dunia.Apabila haal tersebut
sudah dimiliki,Maka pada gilirannya setiap individu dapat menghasilkan karya
terbaiknya.Keterampilan ini membantu setiap individu mengenal diri mereka
secara utuh.
2.Mencari dan Meraih Peluang.
Orang yang sukses bukan semata-mata mereka
yang tahu potensi,tetapi juga adalah mereka yang memiliki visi,pandai
mencari,meraih dan menciptakan peluang.
Peluang sangat erat dengan potensi,Penting
bagi seseorang untuk mengenal lebih banyak mungkin kesempatan dan
peluangpengembang diri berdasarkan potensi dasarnya.Selain itu,ia pun harus
jeli melihat peluang berdasarkan perspektif tempat.Bumi terhampar untuk maanusia
dan di hamparan itulah ada peluang bagi mereka yang siap.
3.Mengelola Hidup.
Pada fase ini seorang individu di arahkan
untuk memiliki ketampilan dalam menetapkan tujuan,cita-cita spesifik dan fokus
akan pilihan pengabdian yang akan ia tekuni.
Mereka diharapkan dapat memvisualisasikan
cita-cita dan target spesifik secara detail dengan membuat rencana dan
merealisasikan lewat proses yang wajar.Proses menjadi sebuah keniscayaan,tidak
ada yang instan di dunia ini.Bahkan Allah SWT mengajarkan kepada kita bahwa
segala sesuatu harus melewati proses.
4.Merencanakan Masa Depan.
Pada tahap terakhir ini adalah dimana kita
harus menyusun peta hidup,manajemen waktu dan menetapkan peta
hidup.Keterampilan menyusun peta hidup akan sangat membantu untuk berfikir
jangka panjang sebagai blue print atau grand design hidup.Instrumen ini
mengajak seseorang menempatkan masa lalu,masa kini dan masa depan pada satu
lembar kertas.
Perjalanan waktu adalah sesuatu yang luar
biasa cepat.Peta hidup ini akan di urai menjadi target dan aktivitas serta
prioritas lima tahunan,tahunan,bulanan,mingguan dan harian.Dan yang terakhir
seseorang hendaknya menyadari bahwa untuk sukses ia harus memiliki peta hidup
yang baik.