Beranda · Menu · Menu 1 · Menu 2

Khutbah Rasulullah SAW Ketika Menyambut Bulan Ramadhan.



Khutbah Rasulullah SAW Ketika Menyambut Bulan Ramadhan.
Wahai engkau manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kalian bulan Allah dengan penuh keberkahan,maghfirah dan rahmat.Bulan yang sangat mulia di sisi Allah dan hari-harinya adalah hari yang paling utama dan mulia serta malamnya-malam adalah malam yang sangat utama dan mulia dan jam demi jamnya adalah jam yang sangat utama dan mulia.Inilah bulan dimana engkau di undang menjadi tamu Allah SWT dan di muliakan oleh-Nya.Pada bulan ini nafasmu akan menjadi tasbih,tidurmu akan menjadi ibadah,amal-amalmu akan diterima dan doamu akan di kabulkan.



Maka dari itu bermohonlah engkau kepada Allah Rabb-Mu dengan niat yang tulus,ikhlas dan hati yang suci,agar Allah SWT selalu membimbingmu untuk melakukan syiam (puasa) dan membaca kitab suci-Nya.Celakalah kalian yang tidak mendapat ampunan Allah pada bulan yang sangat agung ini dan kenanglah bulan ini dengan rasa lapar dan hausmu (kelaparan dan kehausan pada hari kiamat.
Maka dari itu bersedekahlah kepada fakir miskin,Muliakanlah orang tuamu,sayangilah yang muda,sambungkanlah yang erat tali persaudaraanmu,tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal jika kamu memandangnya,jagalah lidahmu dan jagalah pendengaranmu dari apa yang tidak halal jika kamu mendengarkannya.
Kasihilah anak yatim,Niscaya engkau akan di kasihi manusia anak-anak yatimmu.Bertaubatlah engkau dari dosa-dosamu dan angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoan pada waktu shalatmu,karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih saying ;Dia menjawab ketika mereka menyeru-Nya,menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.


Wahai engkau manusia! Sesungguhnya dirimu tergadai karena amal-amalmu,Maka bebaskanlah semua itu dari dengan istighfar.Punggung-punggungmu berat karena beban dosamu,Maka ringankanlah dengan memperpanjang waktu sujudmu.
Ketahuilah! Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa ia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud serta tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul Alamin.


Wahai engkau manusia! Barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa pada bulan ramadhan ini,Maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan ia di beri ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.Kemudian para sahabat bertanya ;’’Ya Rasulullah!Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian’’. Rasulullah SAW menjawab ;’’ Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma dan jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.


Wahai engkau manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya pada bulan ramadhan ini ia akan berhasil melewati sirath pada hari ketika kaki-kaki tergelincir dan barangsiapa yang meringankan pekerjaan orang-orang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) pada bulan ramadhan ini,Maka Allah SWT akan menahan Murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya Dan barangsiapa yang memuliakan anak yatim pada bulan ramadhan ini,Maka Allah SWT akan memuliakannya pada hari ketika ia berjumpa dengan-nya.
Barangsiapa yang menyambung tali silaturahmi pada bulan ramadhan ini,Maka Allah SWT akan menghubungkan ia dengan rahmat-Nya pada hari ketika ia berjumpa dengan-Nya dan barangsiapa memutuskan tali kekeliargaan pada bulan ramadhan ini,Maka Allah SWT akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ketika ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan sholat sunnah pada bulan ramadhan ini,Maka Allah SWT akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.Barangsiapa melakukan shalat fardhu pada bulan ramadhan ini,Maka Allah SWT akan membalasnya dengan ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardhu pada bulan yang lain.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku pada bulan raamadhan ini,Maka Allah SWT akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangannya meringan.Barangsiapa pada bulan ramadhan ini membaca satu ayat Al-Qur’an,Maka Allah SWT akan membalasnya dengan ganjaran sama seperti mengkhatamkan Al-Qur’an pada bulan-bulan yang lain.


Wahai engkau manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surge di bukakan bagimu,Maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu dan pintu-pintu neraka akan tertutup,maka bermohonlah kepada Rabb-Mu untuk tidak akan pernah di bukakan bagimu serta setan-setan akan terbelenggu,maka mintalah agar setan itu tak lagi menguasaimu.
Amirul Mukminin Ali karramallahu wajhah berkata ;’’Aku berdiri dan aku berkata,’’ Ya Rasulullah!Apa amal yang paling utama pada bulan ramadhan ini?’’ Jawab Nabi ;’’Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ramadhan ini adalah menjaga diri dari apa yang di haramkan Allah SWT.


Langkah Rasulullah Menghadapi Puasa.
1.Memantapka Niat.
Nabi SAW bersabda ;’’Barangsiapa yang tidak menetapkan akan berpuasa sebelum fajar,maka tidak sah puasanya’’.(HR.Abu Dawud,Tirmidzi,Nasa’I dan Ibnu Majah).

2.Melaksanakan Makan Sahur.
Dari Anas bin Malik RA,ia berkata ; Rasulullah SAW bersabda ;Sahurlah kalian,maka sesungguhnya dalam sahur itu ada berkahnya’’.(HR.Bukhari,Muslim dari Anas bin Malik RA).

3.Menyegerakan Berbuka Apabila Waktunya Telah Tiba.
Sahl bin Sa’ad ;Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda ‘’Manusia tidak henti=hentinya mendapat kebaikan selama mereka mempercepat berbuka puasa’’.(HR.Bukhari dan Muslim).

4.Memperbanyak Membaca Al-Qur’an.
Rasulullah SAW bersabda ;’’Orang-orang yang berkumpul di masjid dan membaca Al-Qur’an,Maka kepada mereka Allah akan menurunkan ketenangan batin dan limpahan rahmat’’.(HR.Muslim).

5.Memperbanyak Sedekah
Nabi bersabda ;’’Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan ramadhan’’.(HR.Tirmidzi).

6.Membayar Zakat Fitrah
Zakatul fitri juga di sebut shadaqotul fitri yaitu zakat atau sedekah yang di hubungkan dengan idul fitri.Pada saat itu setiap orang muslim wajib membayar zakat berupa bahan makanan baik gandum,jawawut dan beras dengan nilai yang sudah di tentukan 2,5 kg dan dihitung menurut keluarga,termasuk orang tua,anak-anak laki dan perempuan.(HR.Bukhari).Dan zakat itu harus di berikan kepada orang yang berhak menerimanya.

Artikel lainnya:

Pages