Beranda · Menu · Menu 1 · Menu 2

Cara Memaksimalkan Pontensi Diri



cara memaksimalkan potensi diri
Betapa Allah SWT telah menganugerahkan kepada makhluk-makhluk-Nya potensi yang sesuai kapasitas masing-masing,Seperti contoh ; Tumbuhan dengan beragam kegunaanya,hewan dengan beragam jenisnya dan manusia dengan anggota tubuh yang paling sempurna,Sehingga semua itu dapat menggunakan daan memaksimalkan potensinya.

Manusia adalah makhluk yang mulia dan terbaik dengan dibekali berbagai macam potensi yang tidak dimiliki oleh makhluk lain.
Hakikat yang telah ditetapkan adalah setiap umat manusia memiliki pedoman yang menguntungkan dan satu jalan yang menyelamatkan,yaitu pedoman yang telah di tuuliskan batas-batasnya adalah kesia-siaan dan kerugian.Pedoman itu adalah amal shalih,iman saling menasehati dan mentaati kebenaran dan menetapi kebenaran.Dengan demikian cara memaksimalkan potensi diri seseorang harus melewati empat tahap ;


1.Pengenalan Potensi Diri.
Pengenalan potensi diri adalah sebuah keterampilan hidup yang sangat mendasar.Hanya dengan mengenal potensi diri dalam kerangka masa lalu,masa kini dan masa depan.Seseorang dapat berfikir positif,memandang dirinya,orang lain,lingkungan dan bangsanya.
Contoh ; Setiap manusia harus tahu potensi besar dirinya,tahu akar hidup dan budayanya serta menyadari multidimensi hidupnya,Seseorang harus memiliki mindset yang baik terhadap hidupnya sebagai sebuah mata rantai taak terputus dari peradaban dunia.Apabila haal tersebut sudah dimiliki,Maka pada gilirannya setiap individu dapat menghasilkan karya terbaiknya.Keterampilan ini membantu setiap individu mengenal diri mereka secara utuh.


2.Mencari dan Meraih Peluang.
Orang yang sukses bukan semata-mata mereka yang tahu potensi,tetapi juga adalah mereka yang memiliki visi,pandai mencari,meraih dan menciptakan peluang.
Peluang sangat erat dengan potensi,Penting bagi seseorang untuk mengenal lebih banyak mungkin kesempatan dan peluangpengembang diri berdasarkan potensi dasarnya.Selain itu,ia pun harus jeli melihat peluang berdasarkan perspektif tempat.Bumi terhampar untuk maanusia dan di hamparan itulah ada peluang bagi mereka yang siap.


3.Mengelola Hidup.
Pada fase ini seorang individu di arahkan untuk memiliki ketampilan dalam menetapkan tujuan,cita-cita spesifik dan fokus akan pilihan pengabdian yang akan ia tekuni.
Mereka diharapkan dapat memvisualisasikan cita-cita dan target spesifik secara detail dengan membuat rencana dan merealisasikan lewat proses yang wajar.Proses menjadi sebuah keniscayaan,tidak ada yang instan di dunia ini.Bahkan Allah SWT mengajarkan kepada kita bahwa segala sesuatu harus melewati proses.


4.Merencanakan Masa Depan.
Pada tahap terakhir ini adalah dimana kita harus menyusun peta hidup,manajemen waktu dan menetapkan peta hidup.Keterampilan menyusun peta hidup akan sangat membantu untuk berfikir jangka panjang sebagai blue print atau grand design hidup.Instrumen ini mengajak seseorang menempatkan masa lalu,masa kini dan masa depan pada satu lembar kertas.
Perjalanan waktu adalah sesuatu yang luar biasa cepat.Peta hidup ini akan di urai menjadi target dan aktivitas serta prioritas lima tahunan,tahunan,bulanan,mingguan dan harian.Dan yang terakhir seseorang hendaknya menyadari bahwa untuk sukses ia harus memiliki peta hidup yang baik.

Artikel lainnya:

Pages