CARA CERDAS ALAMI MENURUT ISLAM
Syaikh Ibrahim bin Ismail dalam karyanya Ta’lim al Muta’alim halaman 41,
sebuah kitab yang mengupas tata krama mencari ilmu berkata,
“Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan
atau hafalannya. Di antaranya:
1. menyedikitkan makan (puasa)
2. melaksanakan ibadah salat (utamanya malam)
3.membaca Alquran sambil melihat kepada mushaf”.
4.Berdzikir
Selanjutnya ia berkata, “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan
terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali
membaca Alqur’an”.
1. 1. Puasa
Ketika berpuasa sistem pencernaan kita beristirahat. Sel-sel liar dan
lemak yang telah dihancurkan akan dibawa ke hati. Saat puasa, hati tidak
disibukkan oleh makanan hasilserapan dari usus. Oleh karena itu hati
akan bekerja penuh menyaring racun-racun hasil autolisis.
Yang selanjutnya racun akan dibuang keluar tubuh.
Lalu darah akan dipenuhi energi dan nutrisi yang sehat dan berkualitas
tinggi.Menjamin penggantian sel mati, perbaikan sel rusak, dan
pembentukan sel baru, terjadi dengan kualitas prima. Tubuh kita segera
memiliki sel-sel baru dengan kualitas fitrah, sehat dan berfungsi baik.
Ketika puasa, energi yang dihemat dari sistem pencernaan, akan
digunakan untuk aktivitas sistem kekebalan tubuhdan proses berpikir oleh
otak. Dengan puasa, penyakit lebih mudah disembuhkan.
Dengan puasa, kita lebih mudah dalam menerima pelajaran maupun saat
berpikir.
Oleh karena itu tidak jarang kita ketahui bahwa para ulama tabi’in
melakukan puasa untuk memudahkannya dalam menerima pelajaran karena ia
mengetahui aka hal ini
2. 2. Sholat
Tahukah Anda bahwa ada bagian syaraf yang berada dalam otak ternyata
tidak bisa teraliri oleh darah, kecuali orang tersebut dalam keadaan
sujud / shalat?. Posisi jantung yang letaknya berada di dada tidak cukup
kuat memompa darah untuk sampai keseluruh bagian otak.
Otak berada di atas sedangkan jantung berada dibawah. Posisi sujud yang
menempatkan kepala berada dibawah dan jantung berada di atas, membuat
darah mengalir dengan deras keseluruh bagian otak. Seperti mobil yang
bergerak pada jalan yang menurun, akan melaju dengan cepat walaupun
tidak digas.
Begitu pula dengan darah. Mengalir cepat dengan membawa oksigen yang
dibutuhkan oleh seluruh bagian tubuh manusia. Inilah salah satu manfaat
sujud.
Ternyata Allah memerintahkan shalat bukan hanya sekedar beribadah
semata, melainkan untuk kemaslahatan hidup manusia itu sendiri. Menurut
Prof Hembing, Jantung hanya mampu memompa darah sebanyak 20% kebagian
otak, sedangkan 80% lainnya hanya dapat dilakukan lewat sujud / shalat.
Dengan demikian seharusnya kita bersyukur kepada Allah, telah
diperintahkan shalat. Bukan sebaliknya, malah malas-malasan untuk
shalat, bahkan sebagian kaum muslimin ada yangmeninggalkannya sama
sekali.
Cobalah renungkan seandainya otak tersebut tidak mendapat pasokan
oksigen, akibatnya akan fatal. Kemampuan otak akan menurun, daya pikir
menjadi lemah. Begitu pula daya ingatan menurun drastic dan cepat lupa.

Pada akhirnya urat syaraf menjadi rusak dan mati. Berbeda apabila otak
banyak mendapatkan oksigen kemampuan perkembangan otak akan menjadi
sangat pesat karena banyaknya kandungan oksigen yang digunakan untuk
menghubungkan sel-sel otak. Sehingga memudahkan kita dalam belajar,
menghafal, atau menerima informasi yang baru.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa ada bagian syaraf yang
berada dalam otak tidak pernah teraliri oleh darah kecuali saat orang
tersebut dalam posisi sujud. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Dr.
Fidelma, seorang ahli syaraf dari Amerika yang beragama Kristen.
Dokter tersebut sangat terkagum-kagum terhadap hasil penelitiannya.
Aliran darah hanya dapat menyebar keseluruh bagian otak hanya dalam
keadaan sujud. Penelitian tersebut akhirnya membuka hatinya untuk
mendapat hidayah, yaitu mengakui ketinggian dan kebenaran ajaran Islam.
Penelitian tersebut menuntunya masuk Islam.
3. 3. Membaca Al-Qur’an
Islamic News: Hasil riset Universitas Al Azhar
bahwa membaca Al Qur'an dapat meningkatkan kinerja otak &
mempertajam ingatan sampai dengan 80% karena ada 3 aktivitas yang baik
bagi otak yaitu melihat, mendengar & membaca. waktu yang bagus untuk
membaca Al Qur'an adalah setelah shalat terutama shubuh & maghrib.
pada kedua waktu tersebut, otak dalam keadaan refresh karena pergantian
waktu dari terang ke gelap & dari gelap ke terang
Inilah salah satu bukti kebesaran dan keagungan Allah melalui ajaran
Islam yang mulia. Seluruh ajaran / syariatnya selain dilakukan sebagai
bentuk ibadah, juga merupakan berkah dan rahmat untuk kemaslahatan hidup
manusia, yaitu meningkatkan kecerdasan manusia.
Artikel lainnya: